Dunia hari ini sedang dikuasai oleh satu cerita tunggal. Cerita milik mereka yang nyaman di atas. Mereka yang mendikte apa yang “wajar”, apa yang “benar”, dan apa yang harus kita percayai.
Itulah Status Quo. Dan tugas kita adalah mengganggunya.
PINGGIR hadir bukan sekadar sebagai portal berita. Kami adalah media alternatif. Kami adalah laboratorium gagasan. Baik lewat tulisan, visual, suara, maupun debat panjang, kami menyediakan ruang bagi segala bentuk kegelisahan yang selama ini diredam oleh kesopanan semu.
Kritik kami tidak hanya tertuju ke Pusat kekuasaan. Kami menyalak pada segala bentuk kemapanan yang menindas, baik itu di istana negara, di kantor gubernur, maupun di lingkungan kita sendiri.
Namun, kami bukan pemegang kebenaran mutlak. Kami percaya Dialektika. Kebenaran hanya bisa lahir dari benturan berbagai perspektif. Di sini, gagasan diadu, bukan dibungkam. Kami menerima semua sudut pandang, selama tujuannya adalah membongkar ketidakadilan.
Media arus utama dimiliki oleh konglomerat untuk melayani kepentingan modal. Kami menolak tunduk pada logika itu.
Visi akhir kami adalah Koperasi Media.
Saat ini, kami meletakkan batu pertamanya. Namun, tujuan kami bukan untuk membangun kerajaan bisnis pribadi, melainkan melahirkan aset publik. Kami tidak ingin Anda selamanya sekadar menjadi ‘konsumen’ berita.
Kami mengundang Anda untuk ikut membangun fondasinya. Dari sekadar pembaca, menjadi pendukung, hingga kelak menjadi pemilik sah dari media ini. Kita butuh institusi media yang berdaulat secara ekonomi, yang modalnya bersumber dari solidaritas, bukan investasi korporat.
Mari mengubah diri dari penonton menjadi pelaku. Mari bangun alat perlawanan ini bersama-sama.